Januari: Geger Manfaat Palsu Gelang Power Balance

Posted: Desember 19, 2011 in Kesehatan
img
(dok: powerbalance.com)

Sejak kemunculannya, gelang Power Balance terbilang fenomenal. Gelang yang diklaim punya manfaat kesehatan telah banyak digunakan anak-anak hingga dewasa, dan kadang membuat si pemakainya merasa keren. Tapi semakin populer si gelang, makin banyak ilmuwan mengungkap kebohongan gelang tersebut.

Dan benar, moncernya gelang Power Balance hanya berumur sekitar 2 tahun saja, karena pada 4 Januari 2011 Badan Pengawas Konsumen Australia (ACCC/Australian Competition and Consumer Commission) mengatakan manfaat gelang Power Balance palsu.

ACCC memerintahkan Power Balance Australia untuk menarik seluruh gelang yang sudah terjual di konsumen karena telah disesatkan manfaatnya. Kebijakan dari Australia ini akhirnya berdampak ke seluruh Power Balance dunia termasuk di Indonesia.

Power Balance akhirnya mengakui bahwa tidak ada dasar ilmiah yang kredibel untuk menguatkan klaim manfaat tersebut. Manajemen gelang Power Balance yang di Indonesia harganya sekitar Rp 300-400 ribu pun kerepotan mengklarifikasi tudingan palsu dengan berdalih bahwa sebenarnya Power Balance tidak pernah bilang itu ada manfaat kesehatannya.

Gelang Power Balance begitu menyihir karena promosi yang kuat, dijual ditoko olahraga besar serta digunakan oleh para selebriti dan atlet. Konsumen pun cenderung memberikan stigma bahwa produk tersebut bisa dipercaya atau benar-benar bermanfaat bagi kesehatannya. Karenanya tak heran jika banyak masyarakat yang langsung percaya dan berbondong-bondong membeli produk tersebut.

Mulai dari atlet hingga peragawati tertangkap kamera sering memakai gelang hologram Power Balance, yang diklaim oleh pembuatnya dapat mendongkrak stamina. Sebut saja pesebakbola David Beckham, pembalap Formula-1 Ruben Barrichello, aktor Robert de Niro dan istri Pangeran William, Kate Middleton pernah tertangkap kamera memakainya.

Tapi setelah penemuan ilmuwan Inggris dan penelitian oleh lembaga konsumen di Australia, puji-pujian berubah jadi makian yang mengecewakan. Meski perusahaan sudah menjelaskan bahwa gelang Power Balance yang terbuat dari silikon ini didasarkan dengan mengoptimalkan aliran energi alami tubuh tetap saja konsumen merasa telah ditipu.

Power Balance mengklaim bahwa hologram tersebut dirancang khusus untuk beresonansi dan merespons energi alami tubuh. Alasannya, karena hologram yang mengandung medan magnet 20 Hz pada gelang Power Balance dapat meredakan stres juga meningkatkan kinerja atletik tubuh.

Power Balance juga sebelumnya mempromosikan dapat meningkatkan kesehatan dan pikiran secara keseluruhan dengan meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan keseimbangan, toleransi stres, mengurangi peradangan, meningkatkan fleksibilitas, meningkatkan energi, mengembalikan keseimbangan, kekuatan dan meningkatkan kualitas tidur.

Tapi Greg Whyte, seorang sport scientist dari Liverpool John Moores University mengatakan bahwa aktivitas fisik dengan sendirinya akan meningkatkan penyerapan oksigen sehingga stamina meningkat. Kalaupun gelang berbahan silikon tersebut bisa lebih mendongkrak stamina, hal itu hanyalah efek plasebo.

Kini perusahaan tersebut diambang bangkrut karena dituntut konsumennya. Para mantan penggunanya masih gigih menuntut ganti rugi yang nilai tuntutannya saat ini telah disepakati. Namun karena sangat besar maka perusahaan itu terancam gulung tikar.

Uang penyelesaian yang disepakati antara Power Balance dengan para mantan pengguna adalah US$ 57 juta atau sekitar Rp 515 miliar. Uang sebesar itu ditujukan sebagai ganti rugi bagi yang merasa tidak mendapatkan manfaat Power Balance seperti yang dijanjikan.

Perusahaan pembuat gelang Power Balance itu baru-baru ini dilaporkan akan menyatakan kebangkrutan saat uang itu nantinya dibayarkan. Tidak hanya itu, seluruh jaringan toko dan outlet penjualan gelang berenergi tersebut juga akan ditutup.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s